_

_

"The Jakmania Banjarnegara, Kanggo Persija Apa Bae Tak Lakoni"
Tampilkan postingan dengan label The JakMania. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The JakMania. Tampilkan semua postingan

TJMO Jilid 2 Selesai

Tournamen Jakmania Outsider Jilid 02 telah selesai, dan Jakmania Banjarnegara berhasil keluar sebagai juaranya. banyak cerita banyak hal yang mungkin tidak bisa dilupakan sesama Jakmania Outsider Ja-Teng bagian selatan. Salah satunya adalah bisa hadirnya GM 02 The Jakmania, yaps siapa lagi kalo bukan Ferry Indrasjarief atau yang biasa disapa Bung Ferry.

Hadirnya Bung Ferry (BF) memang sudah direncanakan sebelumnya, namu karena beberapa faktor berita hadirnya BF ke TJMO Jilid 02 pun sempat simpang siur. Akhirnya BFpun bisa menghadiri acara tersebut, dan di jemput Boim selaku ketua acara TJMO Jilid 02 ini, Momen tersebut tidak dibiarkan begitu saja oleh anggota Jakmania Outsider dari berbagai wilayah untuk meminta foto dan tanda tangan atau hanya sekedar sharing biasa dengan BF.

Terakhir Boimpun mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota, yang terlibat langsung maupun yang tidak langsung. "ucapan terimakasih buat temen temen Jak mania outsider jawa tengah khususnya bagian selatan yang sudah berpartisipasi mensukseskan acara TJMO 02 yang diselengggarakan di Kebumen.
Jak mania kebumen sebagai tuan rumah, Jak mania Purworejo, Jak mania Wonosobo, Jak mania Banjarnegara yang keluar sebagai juara, Jak mania Purwokerto, Jak mania Cilacap, Jak mania Sumpiuh dan para tamu dari Jak mania Tegal dan DIJ, Wabil khusus orang tua kita Bung Ferry yang sudah hadir memeriahkan acara kita. terimakasih banyak semoga semakin erat tali silaturahmi dan persaudaraan kita ini. amin". Dikutip dari SosMed Boim, Selasa 27 Mei 2014.

Perbedaan Fans Dan Suporter

Tentunya kita semua pernah mendengar istilah seperti fans atau supporter. Sepintas keduanya memang memiliki arti yang sama tapi ketika gue sotoy mengkajinya lebih dalam lagi dengan mengikuti kuliah umum di kantor-kantor lurah, walau gak ada hubungannya tapi akhirnya gue berhasil menemukan perbedaan dari dua istilah tersebut terutama dalam bidang sepak bola.

Pertama-tama mari kita mulai dari Fans, menurut gue fans itu adalah orang yang menyukai sesuatu dalam bahasan kali ini gue mau ambil contoh klub sepak bola. Ya, sekali lagi fans itu menurut gue adalah orang yang menyukai sesuatu, hanya sampai suka saja? apa tidak mencintai? oke mungkin sampai mencintai juga tapi ketika sudah sampai mencintai itu artinya dia sudah menjadi fans fanatik tapi kalau baru sampai suka aja sih namanya baru fans.

Sedangkan kalau supporter menurut gue bisa dilihat dari kata dasarnya yaitu  support (dukung, red) yang diberikan akhiran -er menjadikannya menjadi kata sifat yaitu pendukung, jadi supporter menurut gue adalah pendukung sesuatu, secara logis kalau sudah menjadi pendukung otomatis akan mendukung kalau sudah mendukung biasanya ikhlas dan apapun yang terjadi pasti akan tetap mendukung dengan segenap kemampuannya.


Jadi kalau dalam suatu kasus misalnya ketika salah satu klub sepak bola kalah di satu pertandingan dengan skor yang cukup telak 3-0 misalnya, ketika inilah perbedaan itu cukup terlihat. Seorang fans mungkin akan kesal dan marah terhadap klub karena tidak terpenuhi ekspetasinya, dan seorang fans fanatik mungkin akan mulai mencela kelemahan ataupun kesalahan klub tanpa memberi saran atau solusi ataupun kalimat positif untuk menjaga moral para fans lain ataupun diri sendiri tetap terjaga stabilitasnya, lebih parah lagi kalau fans karbitan yang cuman ada waktu senang tapi melarikan diri luntang-lantung mencari klub lain yang sedang naik daun ketika klub itu sedang terpuruk. Sedangkan dalam kondisi seperti ini seorang supporter akan tetap melantunkan lagu-lagu chant dari klub dan tetap memberi dukungan mereka dengan hal-hal positif meskipun pasti dalam kondisi seperti itu mereka juga merasa kecewa, tapi itulah supporter, tetap memiliki kepercayaan yang besar dan realistis sekalipun klub yang dia cinta itu harus menelan kekalahan.


So dari satu kasus apa sudah terlihat perbedaannya? kalo belum ya silahkan dibaca lagi, dicerna lagi siapa tau setelah dibaca berulang-ulang baru ngeh maksud dari tulisan gue ini. Atau perlu gue kasih contoh kasus lagi? oke sekarang gue ambil kasus yang lebih gampang buat di cerna, kali ini kasus dalam berpacaran misalnya. Ketika hubungan sedang terombang-ambing digoyahkan oleh ombak masalah, seorang supporter pasti akan setia mendukung, mentransfer pundi-pundi aura positif karena sifatnya yang suka sekali men-support apapun dan bagaimanapun keadaannya. Beda halnya dengan fans yang mungkin tidak akan seperti supporter, sekalipun dia tetap setia untuk menyukai dan mencintai tapi tidak banyak yang dia lakukan, tidak mendukung tidak memberikan hal positif jadi flat aja, membiarkan berlalu sesuai dengan berjalannya waktu. Kira-kira seperti itu kalo diambil dari contoh kasus kedua, semoga udah pada ngerti jadi gue gak perlu repot bikin kasus ketiga.


Oiya, fans dan supporter ini tidak berlaku bagi kalian yang menyukai artis di entertainment ya, karena gak mungkin kan ada istilah supporter band Ungu, supporter Wali Band, yang ada cuman fans, terbagi menjadi fans (saja) dan fans fanatik.
Tulisan Admin @JakMania_BARA

Jakmania Banjarnegara Siapkan Para Macan

Jelang Turnamen Futsal Jakmania Outsider Jakmania Banjarnegara siapkan para macan, akan diadakannya acara turnamen ini guna menjalin kehangatan dan tali silaturahmi antar anggota Jakmania Outsider Ja-Teng bagian selatan. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya turnamen ini merebutkan piala bergilir, dan diadakan setiap 6 bulan sekali.

Turnamen yang diikuti 8 Kabupaten ini diadakan dikebumen, dan salah satu pesertanya Jakmania Banjarnegara. Seperti yang diungkapkan Bayu Setiyo, "Kami akan berusaha semaksimal mungkin. Dan kami yakin juara kali ini adalah Jakmania Banjarnegara" Saat ditanya soal kesiapan Jakmania Banjarnegara, para pemain sudah berlatih sejak tanggal 11/5 lalu.

Setelah acara latihan selesai kemudian all anggota Jakmania Banjarnegarapun pulang, tepat pukul 18.30 WIB kembali berkumpul disaung tapen klampok untuk acara nobar Arema Cronus vs PERSIJA JAKARTA. Nobar kali dihadiri sekitar 25 anggota. dan seperti biasa setelah acara pertandingan selesai kuiz segera dimulai.

Pertanyaan yang diungkapkan Boim memancing para anggota untuk beadu argumen. Apin, Firhan, Astiko, Hamzah, dan Peterpun maju untuk beradu argumen. Setelahnya Hamzah keluar sebagai pengelontar argumen terbaik versi anggota yang lain. ciie selamat ya :p. "Kuiz kecil seperti inilah yang nantinya akan menjadi semangat mereka untuk mau berkumpul" ungkap Boim saat akhir acara tersebut.

Gallery Foto Futsal Dan Nobar

Turnamen Futsal JakMania Outsider Ja-Teng

Kompetisi turnamen futsal The JakMania Outsider Ja-Teng bagian selatan kembali digelar. Turnamen yang diikuti Jakmania Purworejo, Jakmania Wonosobo, Jakmania Banjarnegara, Jakmania Purwokerto, Jakmania Purbalingga, Jakmania Sumpiuh, Jakmania Cilacap, dan Jakmania Kebumen yang bertindak sebagai tuan rumah ini diadakan setiap 6 bulan sekali, setelah sebelumnya turnamen pertama diadakan di Purbalingga Desember 2013.

Seperti yang diungkapkan Boim perwakilan dari Banjarnegara sekaligus sebagai ketua penyelengara acara turnamen futsal "Acara ini bentuk positif dari rekan-rekan Jakmania semua, seperti yang diketahui bahwa ini adalah gelaran kedua setelah gelaran pertama diPurbalingga Desember 2013 lalu dan Jakmania kebumen keluar sebagai juara, sehingga untuk gelaran kedua Jakmania Kebumenlah yang menjadi tuan rumah."


Dengan mengusung tema "Disatukan Persija, dieratkan semangat dan perbedaan adalah warna". Kegiatan yang akan digelar 25 Mei 2014 ini Boim sendiri berharap bahwa kegiatan ini berlangsung sukses dan terus berjalan baik kedepannya bagi The Jakmania itu sendiri dan Persija. #SatuPersijaKitaSodara

Islah Berdarah

ISLAH BERDARAH. Kata itu yang mungkin kami alami saat ini. Berangkat dengan niat baik, mengekalkan hasil islah antara kami, the Jakmania dan Viking, respon negatif yang kami dapatkan. Belasan anggota kami dihajar membabi buta oleh oknum aparat kepolisian. Bahkan ada anggota Jakmania yang tertembak. Kejadian di Km 66 tol Cikampek bagi kami bukanlah bentrok, namun tindak kekerasan terhadap the Jakmania. Korban berjatuhan dan 14 bis yang kami sewa kaca-kacanya pecah.

Kami menduga, pihak kepolisian tidak netral. Yang tadinya akan mengawal, berbalik "membantai" anggota the Jakmania yang berniat baik melanjutkan proses islah ke Bandung. Atau bahkan bisa dikatakan pihak kepolisian seperti tidak jujur memberikan informasi terkait kejadian di Km 66 tol Cikampek.

Fakta tsb tergambar ketika Kapolda Jabar Irjen Pol M. Iriawan mengeluarkan statement usai pertandingan Persib vs Persija di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, bahwa hancurnya bis yang digunakan oleh rombongan kami dilakukan oleh anggota the Jakmania sendiri. Selain itu Kapolda Jabar juga mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dan luka-luka dari pihak Jakmania.


Faktanya? Media sudah bisa melihat siapa yang menghancurkan 14 bis yang kami sewa. Puluhan anggota the Jakmania mengalami luka-luka dan satu orang anggota kami dari daerah Pondok Gede mengalami luka tembak dan harus menjalani perawatan di RS Katamso, Cikarang. Kami menduga ada informasi yang salah diterima Kapolda Jabar. Dan sangat disayangkan, reputasi seorang Kapolda Jabar yang memiliki track record sebagai anggota kepolisian cukup baik mendapatkan informasi yang belum akurat, tapi sudah terburu_buru mengeluarkan pernyataan.


"Ketidaknetralan" anggota kepolisian kami dapatkan ketika anggota Polri yang katanya mengawal dan menjaga keamanan, memposisikan diri sebagai fans suporter Persib. Pasalnya saat memblokade rombongan the Jakmania, beberapa anggota kepolisian berteriak-teriak, "kami viking...kami viking". Bahkan di media sosial twitter, beredar satu akun dengan avatar (foto) anggota kepolisian yang memaki dengan menyebut the Jakmania salah satu jenis binatang.


Kami juga ingin mengklarifikasi, tidak ada penjarahan yang dilakukan oleh anggota the Jakmania. Karena di lapangan yang terjadi, teman-teman yang kehausan dan lapar masuk ke salah satu mini market, dan saat akan melakukan transaksi, terdengar suara tembakan dengan diiringi serangan oleh aparat kepolisian. Itu yang membuat anggota the Jakmania lari berhamburan.


Selain itu, kami juga ingin menjelaskan, bahwa keberangkatan kami berlandaskan dari islah dan penandatangan kesepakatan di Polres Bogor. Saat itu the Jakmania, Viking, Pengurus Persib dan Persija dengan disaksikan pihak Polda Metro Jaya dan Jabar bahwa proses islah akan diikusi dengan datangnya the Jakmania ke Bandung, menyaksikan pertandingan secara langsung di Stadion Jalak Harupat.


Terkait izin kedatangan, semua instansi sudah kami tanyakan dan berikan informasi seara lisan dan tertulis. Di antaranya Polda Metro, Polda Jabar dan PT Liga. Sampai menjelang keberangkatan, tak ada satu suratpun yang kami terima dan menuliskan pelarangan serta penolakan kedatangan the Jakmania ke Bandung. Itulah yang membuat kami memutuskan berangkat ke Bandung dengan mengenakan iuran per anggotanya Rp. 150 ribu.


Dari rentetan kejadian tersebut, kami mengalami kerugian yang sangat besar. Harus mengganti kaca-kaca bis yang pecah, mengobati teman-teman yang mengalami luka dan mungkin yang akan terus diingat, janji Islah yang harus kami terima dengan bercucuran darah.
Terakhir dari kami, semoga sepakbola kita semakin maju dan tak ada lagi korban seperti kami.
the Jak ... mania
Wassalam

Riko - Richard.(dikutip dari Konfrensi Pers di Kantor Persija, Jumat 9 Mei 2014 pukul 20.00)

 
Support : All Crew The JakMania Banjarnegara | @JakMania_Bara |
Copyright © 2014. The JakMania Banjarnegara - All Rights Reserved
Template Modify by AR
Proudly powered by Blogger